Rabu, 01 Februari 2012

Silabus Telaah Prosa


SILABUS MATA KULIAH

A. INFORMASI UMUM
            1. Nama Mata Kuliah              : Telaah Prosa
            2. Kode Mata Kuliah              : IND 063
            3. Bobot SKS                         : 3 SKS
            4. Pembina MK                      : Dr. Abdurahman, M.Pd.
                                                            Email: abdurahman.padang@gmail.com.
            5. Prodi                                 :  Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
            6. Prasyarat                           :  IND 011 dan  IND 012

B. DESKRIPSI

Perkuliahan ini diisi dengan pembahasan tentang hakikat prosa, penelaahan struktur intrinsik prosa yang  meliputi: struktur alur, latar, penokohan dan perwatakan,  tema dan amanat serta pesan, sudut pandang pengisahan, sarana bahasa; penelaahan unsur ekstrinsik prosa, keterampilan memahami dan interpretasi unsur intrinsik dan ekstrinsik prosa dengan menerapkan berbagai pendekatan telaah sastra.


C. TUJUAN

 Setelah perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan:
1.       Mampu menjelaskan prinsip dan langkah-langkah  telaah  prosa secara  intrinsik dan ekstrinsik.
2.       Terampil menelaah prosa sebagai karya sastra.
3.       Mampu mempublikasikan telaah sastra yang dikontribusikan untuk pembelajaran sastra.
4.       Mampu mengajarkan telaah prosa dalam pembelajaran sastra Indonesia. 

D. BENTUK PERKULIAHAN
Perkuliahan ini dilaksanakan dalam bentuk kuliah, presentasi dan diskusi mahasiswa,  tanya jawab dengan pembimbing, kerja kelompok, dan unjuk kerja. Pada beberapa pertemuan awal, dosen akan menyampaikan konsep-konsep penting hakikat prosa: pengertian, karakteristik, dan beda prosan dan nonprosa, unsur intriksik dan ekstrinsik. Penyampaian konsep-konsep itu dimaksudkan untuk  menyamakan persepsi mahasiswa tentang apa yang dimaksud dengan istilah prosa. Dengan demikian, diharapkan dalam presentasi, mahasiswa mampu memberi arah yang jelas tentang topik yang dibahasnya. Setiap mahasiswa mendapat, minimal, satu topik untuk disajikan dan presentasinya diikuti dengan diskusi kelas untuk membahas, menanggapi, klarifikasi, saran-saran, dan aplikasinya. Oleh karena itu, setiap mahasiswa wajib membaca materi yang akan ditampilkan sebelumnya. Dosen akan mencek persiapan mahasiswa sebelum diskusi dan memberikan tanggapan akhir serta meminta refleksi dari mahasiswa berkenaan dengan pelaksanaan perkuliahan hari itu.   Keberhasilan perkuliahan akan sangat ditentukan oleh kemauan, keseriusan, dan antusias mahasiswa di dalam mendengarkan, membaca, berdiskusi, dan berlatih.

E.  EVALUASI

            1. Partisipasi aktif                   20%
            2. Tugas-tugas                         30%
            3. Ujian tengah semester         20%
            4. Ujian akhir semester            30%

F. REFERENSI

Abdurahman. 2011. Nilai-nilai Budaya dalam Kaba Minangkabau: Suatu interperetasi Semiotik. Padang: UNP Press.
----------. 2012. Telaah Prosa dan Aplikasinya dalam Pembelajaran Bahasa dan Sasta Indonesia. (Diktat).
Allen, Pamela. 2004. Membaca dan Membaca Lagi: Reinterpretasi Fiksi Indonesia 1980-1995. Magelang: Indonesia Tera.
Atmazaki dan Hasanuddin WS. 1990. Pembacaan Karya Sastra sebagai Seni Pertunjukan. Padang: Angkasa Raya
Atmazaki. 2007. Dinamika Jender dalam Konteks Adat dan Agama. Padang: UNP Press.
Burhan Nurgiyantoro. 1995. Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: UGM Press
Darma,  Budi. 2004. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Pusat Bahasa.
Damono, Sapardi Djoko.  Sosiologi Sastra: Sebuah Pengantar Ringkas, Jakarta: Pusat Bahasa,  2001.
Endraswara, Suwardi. 2006. Metode Penelitian Sastra. Yogyakarta:Medpress.
Fananie Zainuddin. Telaah Sastra. Surakarta: Muhammadiyah University Press.
Hasjmy, A. 1983. Apa Tugas Sastrawan sebagai Khalifah Allah. Surabaya: PT Bina Ilmu.
Hellwig, Tineke.2003. In The Shadow of Change: Citra Perempuan dalam Sastra Indonesia (terjemahan) Jakarta: Desantara.
Hoed, Benny H., Semiotik dan Dinamika Sosial Budaya . Depok: Universitas Indonesia, 2008.
Jabrohim. 2001. Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: Hanindita.
Latif, Yudi. 2009. Menyemai Karakter Bangsa Budaya Kebangkitan Berbasis Kesastraan. Jakarta: Kompas.
Lubis, Mochtar. 1997. Sastra dan Tekniknya. Jakarta: Yayasan Obor.
Luxemburg, Jan van, dkk. 1984. Pengantar Teori Sastra. Jakarta: Gramedia
-------------. 1991. Tentang Sastra. Jakarta: Intermasa.
Muhardi dan Hasanuddin WS. 2006. Prosedur Analisis Fiksi: Kajian Strukturalisme. Padang: Citra Budaya
M. Atar Semi. 1984. Anatomi Sastra. Padang: Sridharma
Palmer, Richard E. 2005. Hermeneutika Teori Baru Mengenai Interpretasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Panuti Sudjiman. 1991. Memahami Cerita Rekaan. Jakarta: Pustaka Jaya
Prayitno dan Belferik Manulang. 2011. Pendidikan Karakter dalam Pembangunan Bangsa. Jakarta: Grasindo. 
Ratna, Nyoman Ktha. 2007. Sastra dan Cultural Studies Representasi Fiksi dan Fakta. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
---------- . 2008. Teori, Metode, dan Teknik Penelitian Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sanidu. 2007. Penelitian-penelitian Sastra. Yogyakarta: UGM.
Suwondo, Tirto. 2003. Studi Sastra Beberapa Alternatif. Yogyakarta: Hanindita.
Teeuw, A. 1988. Sastra dan Ilmu Sastra. Jakarta: Pustaka Jaya
------------. 1983. Membaca dan Menilai Sastra. Jakarta: Gramedia
Umar Junus. 1988. Karya sebagai sumber Makna: Kajian Strukturalisme. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka
Wellek, Renne dan Austin Warren. Theory of Literature . New York: Harcourt, 1977.
Zaimar, Okke KS. 2008. Semiotikdan Penerapannya dalam Karya Sastra. Jakarta: Pusat Bahasa.
Zoest, Aart van Semiotika. Jakarta: Yayasan Sumber Agung, 1993.


G. GBPP


Minggu Ke

Pokok Bahasan


Referensi
I
Pengantar perkuliahan, pentingnya analisis prosa sebagai ilmu dan keterampilan, telaah prosa dalam pembelajaran  
Abdurahman, 2012;
 Endraswara, 2006;
Ratna, 2007, 2008.
II
Hakikat Prosa: Perbedaan prosa dan Nonprosa, jenis-peran-fungsi dan struktur prosa, kaitan prosa dengan pembelajaran bahasa dan sastra
Indonesia
Luxemburg, 1984, 1991; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995; M. Atar Semi, 1984; Teeuw, 1988
III
Unsur-unsur prosa: alur dan pengaluran, kejadian, tindakan, peristiwa.
Identifikasi unsur prosa fiksi melalui penelusuran alur (satuan peristiwa) Telaah alur dan langkah-langkahnya. Pelatihan telaah alur prosa.
Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995; Umar Junus, 1988
IV
Unsur-unsur prosa fiksi: tokoh dan penokohan, , penamaan, pencitraan fisik dan karakter psikologis. Langkah-langkah telaah penokohan dan perwatakan. Pelatihan telaah penokohan
Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995; Umar Junus, 1988
V
Unsur-unsur prosa fiksi: latar tempat, waktu, dan sosial budaya. Telaah latar dan pelatihan
Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
VI
Unsur-unsur prosa fiksi: sudut pandang dan pusat pengisahan. Pengarang dan penceritaan dan telaah pusat pengisahan. Pelatihan. 
Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
VII
Unsur-unsur prosa fiksi: tema, amanat, dan pesan prosa. Menentukan tema dan amanat prosa. Pelatihan
Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
VIII
UTS

IX
Unsur ekstrinsik penunjang: konvensi sastra, konvensi budaya, konvensi bahasa, sastra dan tanda. (tinjauan semiotic)
Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995 Zaimar, 2008
X
 Unsur ekstrinsik utama: pengarang, sensitivitas, imajinasi, intelektual, pandangan hidup (telaah idiologi-filosofis)
Lubis, 1997;
Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
XI
Unsur ekstrinsik penunjang: norma-norma, ideologi, tatanilai; nilai-nilai budaya, moral, agama, dan  pendidikan. (telaah nilai-nilai)
Abdurahman, 2011:
Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
XII
Prosa dan perannya dalam pengembangan  psikologis; karakter, konformitas, dan kejiwaan dan kebangkitan berbangsa dan implikasi dalam pembelajaran  (telaah psikologis)
Latif, 2009; Prayitno, 2011, Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
XIII
Peran pengarang dan kaitan peran prosa dalam cerminan social masyarakat, kaitannya dengan tema dan style prosa, dan nilai kesastraan prosa,  keadilan dan pornografi. (telaah sosiologis)
Lubis, 1997; Darma, 2004; Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
XIV
Peran prosa dalam mempermasalahkan gender, feminimisme, citra perempuan,  dan kekerasan dan eksploitasi wanita (telaah feminisme)
Atmazaki, 2007; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
XV
Prosa dan spritualitas, prosa religius, peran prosa dalam pembinaan etika dan kesalehan individual dan sosial. (telaah religiositas)
Hasmy, 1983; Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
XVI
Telaah prosa dan imlimentasinya dalam pembelajaran bahasa sastra, penilaian dan pemilihan karya prosa yang tepat sasaran dan strategi pendidikan prosa sebagai sastra.
Endaswara, 2006
Luxemburg, 1984; Muhardi dan Hasanuddin WS, 2006, Burhan Nurgiyantoro, 1995
XVII
Ujian Akhir Semester


H. TAGIHAN TUGAS
1.      Laporan bacaan/book report (individu)
2.      Tugas identifikasi unsur intrinsik cerpen/novel.
3.      Tugas identifikasi unsur ekstrinsik cenpen/novel.
4.      Tugas makalah kelompok untuk presentasi
5.      Tugas makalah akhir, memilih salah satu topik atau sub topik.

I. ATURAN KELAS
1.        Mahasiswa tidak dapat mengikuti ujian akhir semester  apabila  menghadiri pertemuan intensif tatap muka perkuliahan kurang dari  80%.
2.     Mahasiswa dapat menyerahkan tugas sejak awal atau sesuai jadwal yang ditetapkan dan dosen segera memberikan umpan balik.
3.        Dosen dan mahasiswa sepakat untuk tidak terlambat dan berpakaian sopan.
4.     Bila dosen belum hadir, setelah lima menit dari jadwal yang ditetapkan ketua kelas harus menghubungi dosen.
5. Semua anggota kelas sepakat mencapai kesuksesan dalam perkuliahan ini dengan lebih mengembangkan iklim akademik dan bekerjasama..
6.     Semua hambatan yang dihadapi dalam  perkuliahan ini dapat dibicarakan dengan dosen pembina  dan dosen pembina akan  memfasilitasi.
                                                                     ----PADANG, JAN 2012----

4 komentar:

Rosyalina mengatakan...

ass.pak,,,,kok hnya silabus????materinya mna pak???

yien fadla mengatakan...

yah bapak...materinya boleh juga kalau ada pak..hehe

yeni fardila

Rosyalina mengatakan...

hmmmm,,,,pak, kmren kan bpak blang klau pnya blog lapor sama bpak,,,kira-kira untuk apa ya pak??/mau ngsih nilai plus ya pak??


he he he

gusti pelmita mengatakan...

pak kok cuma silabus??? materinya juga donk pak !!! :)